Selama ini mungkin Anda sering menempatkan shortcut pada Quick Launch. Tetapi akan menjadi suatu ”masalah” jika Anda menempatkan terlalu banyak shortcut di sana. Kenapa ? Tentu taskbar Anda akan penuh dengan shortcut-shortcut, dan ini tentunya akan mengurangi keindahan Windows Anda.
Tapi dengan menggunakan True Launch Bar, masalah seperti di atas dapat diatasi. Karena True Launch Bar dapat mengelompokkan shortcut-shortcut tersebut berdasarkan kategori yang Anda inginkan. Misalnya kategori Pemrograman yang berisi shortcut Delphi, C++ Builder, Visual Basic. Kategori Desain Web untuk Dreamweaver, Front Page, GoLive, dsb.
Untuk men-setting True Launch Bar caranya sangat mudah. Pertama download dulu programnya, lalu install. Langkah selanjutnya adalah sebagai berikut:
Klik kanan pada area kosong pada taskbar.
Pilih Toolbars, lalu klik True Launch Bar.
Klik kanan, pilih Create Menu untuk membuat kategori shortcut.
Untuk menambahkan shortcut pada kategori yang baru saja Anda buat, klik kanan pd kategori tersebut dan pilih New - Shortcut. Browse ke letak program yang ingin Anda buat shortcutnya.
Langkah selanjutnya sama.
Untuk informasi yang lebih lengkap Anda dapat membaca pada file help yang disertakan. Help-nya cukup komplit kok :-)
Pada artikel sebelumnyaklik-kanan.com membahas tentang cara memproteksi folder dengan menggunakan freeware Folder Access. Artikel kali ini akan membahas kebalikannya, yaitu cara membongkar atau membuka folder yang diproteksi dengan menggunakan Folder Access.
Tips ini cukup berguna kalau Anda mempunyai folder yang diproteksi dengan Folder Access tapi lupa passwordnya.
Caranya adalah sebagai berikut:
1. Jalankan Task Manager dengan menekan tombol Ctrl + Alt + Del.
2. Cari LckFldService, kalau sudah ketemu klik tombol End Task untuk menghentikan aplikasi tersebut.
3. Sebagai contoh, folder yang diproteksi dengan menggunakan Folder Access adalah folder test.
4. Buka Notepad dan ketik baris di bawah ini:
ren test.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D} test
Ganti tulisan test di atas dengan nama folder yang akan dibuka proteksinya.
5. Simpan file tersebut sebagai file bat. Caranya, pada kotak dialog Save, pada bagian Save as type ubah menjadi All Files. Pada contoh ini nama filenya adalah unlock.bat. Simpan file terebut satu drive atau satu folder dengan folder yang akan dibuka proteksinya.
6. Untuk membuka proteksi Folder Access, klik 2x pada file unlock.bat.
Kalau Anda menjalankan tips di atas dengan benar maka folder yang tadinya terproteksi sekarang dapat Anda buka tanpa harus memasukkan password.
Banyak hal menjengkelkan yang bisa terjadi pada komputer kita. Misalnya ada orang yang baik sengaja atau pun tidak sengaja menghapus file-file penting kita. Atau merubah berbagai konfigurasi pada Windows. Selain itu bisa saja orang lain melihat file-file Anda yang bersifat rahasia. Kejadian seperti itu sangat mungkin terjadi bila komputer Anda merupakan komputer ”umum”. Maksudnya banyak orang lain yang turut memakai, misalnya teman, adik atau saudara. Ingat, seorang pemula (dalam hal komputer) biasanya sangat senang mencoba-coba segala sesuatu pada komputer. Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan yang terjadi pada komputer kita Anda bisa mencoba berbagai langkah berikut ini:
1. Password BIOS
Pertama kali Anda mesti membuat password pada BIOS Anda. Mengapa ? Karena pada BIOS ini terdapat fasilitas untuk meng-enable dan men-disable beberapa sumber daya komputer kita. Walaupun ada cara yang mudah untuk menembus password ini, tapi setidaknya ini akan memperlambat sang penyusup….
2. Pastikan booting hanya dari harddisk.
Pada BIOS Anda, pastikan setting untuk booting hanya dari harddisk. Dengan kata lain disable fasilitas booting dari floopy disk, CD-ROM, atau media lainnya.
3. Men-disable Start-up Menu
Dengan mendisable startup menu ini maka orang lain (termasuk kita) hanya dapat booting melalui Windows (tidak bisa booting pada DOS Prompt). Caranya, pada file config.sys tambahkan : SWITCHES=/F/N to CONFIG.SYS. Pada bagian paling atas dari file autoexec.bat tambahkan :
@CTTY NUL
@BREAK OFF
@ECHO OFF
Sedang pada bagian paling akhir dari file autoexec.bat tambahkan : CTTY CON
4. Men-disable Boot Key
Maksudnya adalah mencegah penekanan tombol F8 dan F5 selama booting. Dengan menekan F8 maka akan muncul start-up menu. Cara mendisablenya : Bukalah file msdos.sys yang terletak pada direktori utama (C:\) dengan Notepad. Lalu gantilah Bootkeys=1 menjadi Bootkeys=0.
5. Menyembunyikan icon pada Control Panel
Pada Control Panel terdapat berbagai fasilitas untuk melakukan setting/konfigurasi pada komputer kita. Misalnya setting tentang password, printer, desktop themes, dll. Nah bila Anda tidak ingin ada orang lain yang ingin mengganti setting komputer Anda, Anda bisa melakukan aksi berikut, yakni menyembunyikan berbagai icon pada Control Panel. Caranya, pertama buka file control.ini yang terdapat pada folder c:\windows\control.ini (bila folder windows Anda bernama lain, silahkan disesuaikan). Lalu di bawah bagian [don't load] silahkan masukkan fasilitas yang tidak ingin Anda tampilkan. Misalnya untuk menyembunyikan icon password silahkan tulis ”password.cpl=no”. Untuk menyembunyikan icon Desktop Setting, tulis ”desk.ini=no”, dan seterusnya. Untuk melihat daftar file *.cpl bisa Anda lihat di c:\windows\system.
6. Proteksi dengan Software
Proteksi dengan software bisa bermacam-macam bentuknya. Pertama enkripsi. Dengan melakukan enkripsi (penyandian) orang lain akan kesulitan untuk membuka file yang di-enkripsi. Pada waktu melakukan enkripsi kita diharuskan untuk memasukkan password, yang mana password tersebut juga akan digunakan untuk melakukan dekripsi. Dengan begitu orang yang tidak tahu passwordnya tidak akan bisa membuka file tersebut dan tidak akan tahu isinya. Contoh software yang digunakan untuk melakukan enkripsi adalah Cryptext, PGP, dll. Selain dengan enkripsi ada cara lain untuk mengamankan file-file kita, yaitu dengan menggunakan software Win-Secure It dan Folder Guard. Dengan software tersebut kita bisa menyembunyikan file/folder, mencegah eksekusi program, mencegah penghapusan (delete), dll. File yang sudah disembunyikan (hidden) tidak akan terlihat pada Windows Explorer walaupun option Show All File diaktifkan. Mencegah orang lain mengeksekusi/menjalankan program menjadi sangat penting jika Anda mempunyai software untuk melakukan konfigurasi pada Windows, seperti WinBoost, Tweak UI, Start Menu Changer, dan sebagainya.
7. Bila Anda termasuk paranoid
Dengan enam langkah di atas komputer Anda sudah mempunyai tingkat keamanan yang lumayan (tentunya bukan lumayan bagi seorang hacker). Namun bila Anda termasuk paranoid atau betul-betul takut komputer Anda diisengin orang lain Anda bisa meneruskan langkah berikutnya. Yaitu hapus atau rename-lah file-file yang termasuk kategori ”berbahaya” bila dijalankan, seperti fdisk.exe, format.exe, dll.
Software antivirus merupakan salah satu software yang wajib diinstall di tiap komputer. Tanpa adanya software yang satu ini siap-siap aja untuk kehilangan data penting karena serangan virus, trojan, worm, dsb.
Banyak sekali pilihan antivirus yang dapat Anda gunakan. Berikut ini kami tampilkan daftar antivirus gratis yang bisa Anda coba. Walaupun gratis tapi fitur yang ditawarkan antivirus ini sudah cukup lengkap ;-)
Ini merupakan salah satu software antivirus gratis terbaik dengan fitur yang cukup lengkap. Salah satu fitur yang cukup menarik dan jarang dimiliki antivirus lain adalah fitur LinkScanner Active Surf-Shield dan LinkScanner Search-Shield yang akan membantu mengamankan komputer Anda saat dipakai surfing di internet.
Avira cukup ampuh untuk melawan virus, trojans, backdoor program, hoax, worm, dialer, dll. Yang sedikit ”mengganggu” dari Avira adalah nag screen yang muncul secara periodik yang menawarkan kepada penggunanya untuk upgrade ke versi berbayar.
Walaupun software ini gratis, tapi untuk menggunakan secara full selama setahun Anda harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Untuk melakukan registrasi Anda bisa mengunjungi halaman ini. Setelah itu license key akan dikirimkan via email.
Ini adalah salah satu antivirus yang sudah cukup lama dengan fitur yang cukup menarik seperti virus scanning and removal, scheduled scanning, immediate scanning, skinable interface, quarantine, reports.
Bagi Anda yang menyukai keindahan, default icon folder pada Windows yang berwarna kuning tentunya sangat ”menyebalkan”. Padahal dengan trik sederhana Anda dapat mengganti icon tersebut dengan icon lain yang Anda sukai. Caranya cukup mudah saja, Anda tinggal membuat file desktop.ini pada folder yang akan diganti iconnya. Pada file desktop.ini tersebut tambahkan baris berikut:
[.ShellClassInfo]
IconFile=file_icon.ico
IconIndex=0
InfoTip=keterangan
Selanjutnya ubah properties folder tersebut menjadi System. Dengan Delphi, Anda dapat menuliskannya sebagai berikut:
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
begin
with TINIFile.Create('C:\Data\desktop.ini') do
try
WriteString('.ShellClassInfo', 'IconFile', 'C:\Data\Icon\Apple Logo.ico');
WriteString('.ShellClassInfo', 'IconIndex', '0');
WriteString('.ShellClassInfo', 'InfoTip', 'Tulis
deskripsi di sini');
UpdateFile;
finally
Free;
end;
SetFileAttributes(PChar('C:\Data'), FILE_ATTRIBUTE_SYSTEM);
end;
Contoh di atas akan mengganti icon pada folder C:\Data. Adapun icon yang akan digunakan adalah C:\Data\Icon\Apple Logo.ico.
Terakhir, jangan lupa untuk menambahkan uses IniFiles; di bawah implementation.
Untuk membuat sebuah tampilan foto menjadi lebih menarik Anda tidak harus menguasai software Photoshop. Yang Anda perlukan hanyalah koneksi internet dan situs yang memberikan layanan olah foto gratis.
Salah satu situs yang menyediakan layanan olah foto gratis yang cukup menarik adalah BeFunky.com. Sesuai dengan namanya, dengan BeFunky.com
Anda dapat mengolah foto Anda sehingga tampil lebih funky. Ada cukup banyak pilihan efek foto yang bisa Anda pilih, misalnya old photo untuk membuat foto berkesan klasik, cartoonizer untuk ”mengkartunkan” foto, dll.
Untuk menggunakan layanan ini caranya cukup mudah:
Setelah Anda masuk ke situs BeFunky.com, klik tombol Get Started.
Selanjutnya Anda pilih efek foto yang Anda inginkan. Ada beberapa pilihan, misalnya old photo, pop art, cartoonizer, dsb.
Jika Anda ingin mengolah foto yang ada di komputer Anda, klik tombol Browse Files.
Setelah proses pengolahan foto selesai, Anda bisa melihat hasilnya. Kalau Anda sudah puas dengan hasilnya, Anda bisa klik tombol Save. Jika masih belum puas, Anda bisa mencoba efek-efek lain dengan mengklik pilihan efek di sebelah kiri.
Selesai.
Setelah selesai, Anda bisa menggunakan foto hasil olahan tersebut sebagai avatar atau foto profil di facebook :)